Tes Diabetes Yang Dilakukan Dokter Begini Caranya

Tes Diabetes Cara-cara Yang Dilakukan Dokter - Akudiabetes.com,- Ada beberapa cara untuk dokter bisa mendiagnosis apakah seseorang positif terkena diabetes atau tidak. Tidak sampai disitu, diagnosa diberikan oleh dokter kepada pasien untuk menentukan jenis diabetes yang dialamainya, apakah diabetes melitus, Diabetes Inspidus dan Diabetes Inspidus Nefrogenik. Untuk kondisinya apakah diabetes kering atau basah, dan terakhir tipe yang dideritanya apakah termasuk tipe-1, tipe-2 atau gestasional. Beragam cara dan tahapan yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis diabetes agar dapat memberikan hasil yang terbaik dan tepat. Diagnosis yang digunakan tergantung jenis diabetesnya. Diantaranya adalah dengan menjalani tes glycated hemoglobin (A1C), menjalani tes toleransi glukosa oral atau OGTT / oral Glucose Tolerance Test, dan tes tantangan glukosa awal gestasional.

tes diabetes

Tes Diabetes Cara-cara dan Tahapannya

Test Glycated Hemoglobin (A1C), tes ini digunakan untuk mendiagnosis diabetes tipe-1, cara menjalaninya adalah dengan mengambil sampel darah dari terduga pasien diabetes, kemudian di tes di laboratorium untuk mengukur jumlah kadar gula dalam darah. Hasil test ini akan bervariasi berdasarkan usia pasien, untuk anak-anak akan lebih tinggi dari pada orang yang sudah dewas. Lama hasil tes keluar tergantung laboratoriumnya. Hasil tes sangat kumplit, bisa mengetahui kadar gula sampai 2-3 bulan kekebelakang.

Tes Toleransi Glukosa Oral atau OGTT / oral Glucose Tolerance Test. Test ini digunakan pada pasien diabetes tipe-2. Tes ini membutuhkan waktu 2 jam. Caranya adalah dengan mengambil darah sebelum tes dilakukan, setelah itu dokter meminta untuk mengkonsumsi minuman manisan khusus dan menunggu 2 jam untuk kemudian diambil darahnya lagi. Setelah itu dokter akan membandingkan kadar gula antara sebelum dan sesudah minum manisan. Jika hasil tes kurang dari 140mg/dl maka pasien sehat. Jika 140-199mg/dl pasien dalam kondisi pradiabetes, dan jika hasil test lebih dari 200mg/dl maka dinyatakan mengidap diabetes. Biasanya setelah ini test dilakukan kembali untuk memastikan keakuratan data.

Test tantangan glukosa awal gestasional. Test ini dilakukan kepada wanita yang sedang hamil. Tata caranya adalah, dokter akan meminta pasien untuk meminum manisan khusus, biasanya berupa sirup glukosa, dan di suruh menunggu selama 1 jam. Jika sudah satu jam, dokter akan mengambil sampel darah, dan kemudian memeriksanya di laboratorium. Jika hasilnya 130-140 mg/dl pasien tersebut normal, namun jika kadar gula dalam darah pasien lebih dari 140 mh/dl pasien beresiko mengidap diabetes gestasional. Pada saat ini pasien belum dinyatakan positif mengidap diabetes, tetapi harus melakukan uji lanjutan, yang disebut tes toleransi. Tes toleransi ini caranya sama dengan cara no.2, namun bedanya jika pada no dua hanya menunggu 2 jam, pada tes ini pasien harus puasa sepanjang malam. Baru kemudian besoknya sebelum pasien makan dan minum, harus mengambil dulu darah sebagai sampel.

Tips diagnosis diabetes. Jika anda merasa cemas akan kesehatan anda, segeralah berkonsultasi dan melakukan test. Dokter akan melakukan test yang cocok dengan anda. Semakin cepat menangani akan semakin baik kesempatan hidup sehat dan normal kedepannya. Semoga kita dan keluarga di beri kesehatan dan uang yang banyak oleh Alloh S.W.T agar bisa tetap sehat, aamiin.