Pantangan Penderita Luka Diabetes Makanan dan Kebiasaan

Pantangan Penderita Luka Diabetes - Akudiabetes.com,- Luka diabetes berbeda dengan luka biasa. Salah satu perbedaanya adalah sulitnya sembuh dan mudahnya terinfeksi sehingga luka yang mirip daging busuk cepat menyebar kebagian tubuh yang masih sehat. Bahkan bisa sampai harus di amputasi untuk mencegah kebusukan lebih parah.

pantangan penderita diabetes

Pantangan Penderita Diabetes

Kondi luka diabetes bisa diperparah dengan berbagai faktor, salahh satunya adalah dengan menganggap sepele dan kurangnya perawatan terhadap luka yang menganga. Ada beberapa pantangan yang harus di hindari oleh para penyandang penyakit diabetes, mulai dari makanan, minuman, pola hidup, dan kebiasaan atau mitos yang berkembang di masyarakat yang salah di fahami seperti berjalan diatas kerikil tanpa menggunakan alas kaki.

Macam-Macam pantangan bagi penderita diabetes diantaranya adalah dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan gula yang tinggi seperti nasi putih, kentang goreng, daging goreng, kulit ayam, tahu goreng, keju, ikan goreng unggas, susu, yoghurt, minuman kaleng, sirup dan pemanis makanan. Semua makanan diatas sangat tidak sehat sebab dapat menimbulkan kadar gula meningkat drastis sehingga darah akan mengalami penyumbatan dan akhirnya suplly nutrisi terhambat, khususnya kepada bagian kaki yang sangat jauh dari pusat sistem tubuh. Selain makanan pantangan lainnya adalah:

  1. Jangan Membiarkan kaki kotor selama lebih 12 jam. Usahakan setiap 6 jam sekali di cuci terutama jika abses atau nanah sudah meluber. Dengan membiarkan kaki kotor, bakeri yang hinggap akan berkembang biak dengan lebih banyak. Ingat jumlah bakteri pada penderita diabetes lebih banyak ketimbang pada agar tempat perkembang biakan bakteri sekalipun. Bayangkan saja jika kaki kotor lebih dari 12 jam, dan nanhnya berceceran kesana kemari.
  2. Jangan membiarkan kuku panjang. Kuku sejatinya merupakan tempat berkembang biak bakteri, jika kuku kaki anda panjang selain akan menimbulkan luka lain, juga akan menjadi tempat baru untuk bakteri berkembang biak. Selain kuku panjang, kapalan, telapak kaki pecah-pecah (rorombeheun) juga harus di perhatikan. Apabila bagian ini terserang luka akan sangat cepat terinfeksi bakteri.
  3. Jangan berjalan tanpa alas kaki, terutama pada krikil. Banyak orang awam masih percaya dengan berjalan diatas krikil dapat menyehatkan. Hal itu memang baik untuk selain penderita diabetes sebab, dapat memperlancar peredaran darah. Namun berbeda untuk penderita diabetes, aktivitas ini malah sangat berbahaya, sebab selain akan menimbulkan luka, trauma pada bagian daging yang sehat, juga akan terjadi transfer kuman dari krikil ke kaki. Dari pada berjalan diatas krikil lebih baik di pijit saja.
  4. Hindari obat-obatan yang salah termasuk salep. Luka akibat diabetes terkadang menimbulkan gatal, gatal ini jangan anda atasi dengan mengoleskan obat-obat aneh seperti salep warung atau obat balsem lainnya, perlu di ingat bahwa, penyakit diabetes ini unik, bisa saja salep atau obat yang anda oleskan tadi malah menjadi nutrisi bakteri. Solusi yang bisa anda lakukan adalah dengan membasuhnya dengan air garam yang hangat.

Sekian daftar pantangan bagu penderita luka diabetes, anda harus mematuhinya, jika tidak maka akan membuat luka semakin parah dan sulit untuk di sembuhkan.