Diagnosis Diabetes Tipe 1, 2 dan Diabetes Gestasional

Diagnosis Diabetes Tipe 1 2 dan Gestasional - Akudiabetes.com,- Diagnosis diabetes berbeda dengan tes diabetes. Diabetes hanya melihat dari gejala-gejalanya yang kasat mata dan mencocokan dengan tanda-tanda pasien yang sudah mengalaminya, sedangkan tes melakukan serangkaian prosuderan operasional baku yang telah ditetapkan oleh dokter atau rumah sakit. Ada berbagai cara untuk mendiagnosis diabetes, semuanya tergantung jenis penyakitnya.

diagnosis diabetes

Diagnosis Diabetes dan Jenis-Jenisnya

Diabetes sendiri merupakan kondisi tubuh yang sudah tidak bisa memproduksi hormone insulin, dan atau insulin yang dihasilkan tidak bisa bekerja sebagai mana mestinya. Fungsi insulin ini untuk menyeimbangkan kadar gula antara didalam darah dan sel. Jika insulin terhambat, kadar gula akan meningkat dan menumpuk dalam darah. Bagian tubuh lainnya tidak tersupply dengan baik, sehinggat rentan terkena infeksi atau luka.

Mendiagnosis diabetes tipe-1. Didunia medis diabetes ini dikenal dengan diabetes juvenil atau insulin-dependent. Biasanya terjadi pada anak-anak dan remaja, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada usia berapapun. Gejala yang muncul biasanya adalah sering buang air kecil, rasa haus tidak normal, turun berat badan dengan drastis, penglihatan kabur, sering mengompol, dan pada wanita bisa mengalami infeksi jamur. Untuk mengetahuinya dengan menggunakan test A1C (Glycated Hemoglobin), Menjalani test Gula Darah Puasa (GDP), menjalani test gula darah sewaktu (GDS), meskipun akurat, namun tes GDS merupakan test yang kurang efektif.

Mendiagnosis Diabetes Tipe-2. Biasanya tipe-2 terjadi kepada orang yang sudah dewasa dan lanjut usia. Seringnya terjadi pada usia 40 tahun. Sebab diabetes ini tidak tergantung pada insulin (non-insulin defendent). Pada tipe ini sel otot, lever dan lemak tidak lagi dapat menggunakan insulin secara benar. 90% penderita diabetes mengalami tipe-2, pradiabetes tipe-2 bisa disembuhkan dengan cara diet diabetes, faktor penyebab utamanya adalah berat badan dan asupan makanan yang buruk. Diabetes tipe-2 sangat rentan di derita oleh wanita yang mengalami diabetes gestasional dan pasien PCOS / Polycystic Ovarian Syndrome. Cara mendiagnosisnya dengan menjalani tes OGTT atau Oral Glucose Tolerace Test (Uji Toleransi Glukosa oral) dan Menjalani test A1C.

Mendiagnosis Diabetes gestasional. Diabetes ini hanya terjadi pada ibu hamil, saat hamil wanita akan meningkatkan produksi hormonnya, dengan peningkatan ini otomatis akan membuat kebal terhadap insulin. oleh sebab itu pankreas akan melipat gandakan produksi hormon insulin. dan membuat kadar gula meningkat. Peningkatan kadar gula ini disebut diabetes gestasional. Faktanya pada saat hamil diabetes ini hanya terjadi pada minggu ke-24 sampai ke 28 masa kehamilan. Diabetes ini tidak menyebabkan gangguan atau gejala fisik, sehingga para wanita tidak menyadarinya. Dan diabetes ini bisa sembuh dengan sendirinya setelah bayi lahir jika pola hidup semasa muda (sebelum hamil) sehat, jika tidak sehat maka pada masa depan akan terserang diabetes tipe-2. Test yang biasanya dilakukan adalah uji tantangan glukosa awal dan test toleransi glukosa (GTT).