Diabetes Pada Ibuhamil - Gejala, Pencegahan dan Perawatan

Diabetes Pada Ibu Hamil - Akudiabetes.com,- Normalnya kadar gula dalam darah seorang ibu akan naik terutama pada trimester ketiga akibat gangguan yang wajar dan biasa sebagi bentuk adaptasi tubuh. Jenis diabetes pada kasus ini adalah diabetes gestasional. Pada saat ini, kondisi ibu hamil sedang menyesuaikan terhadap berbagai macam kondisi, terutama pada kadar hormon insulin. beberapa ibu hamil mengalami resistensi terhadap hormon insulin, akibatnya kadar gula dalam darah meningkat. Jika pada saat sehari-hari seorang ibu menjaga asupan makanan (tidak mengkonsumsi junk food, makanan instan / cepat saji, dan jajanan lainnya) ini bukanlah masalah, namun kabar buruk bagi mereka yang sewaktu muda menghabiskan hidup dengan pola yang buruk, kadar gula dalam darah ini tidak akan menurun secara fungsional tubuh, melainkan menjadi diabetes gestasional. Untuk itu penting sekiranya ketika muda untuk menjaga asupan makanan dan pola hidup sehat.

diabetes pada ibu hamil

Diabetes Pada Ibu Hamil Gejala dan Pencegahan

Gejala dan tanda-tanda Diabetes Pada Ibu Hamil. Gejala pertama adalah cepat merasa haus. Ketika hamil wanita biasanya akan bertambah nafsu makan, sebab makanan yang masuk dibutuhkan oleh dua orang, bedanya dengan yang sedang mengalami diabetes adalah, rasa haus ini tidak normal, rasa haus tidak hilang meskipun sudah minum lebih dari 25 gelas. Gejala selanjutnya adalah sering buang air kecil, tubuh merasa lelah secara berlebihan, bahkan sudah merasa lelah padahal baru bangun di pagi hari. Ketika tidur seorang ibu hamil juga biasanya menjadi mendengkur. Gejala yang terakhir adalah mulut menjadi kering, mulut yang kering akibat dehidrasi. Jika anda mengalami gejala-gejala diatas, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter.

Cara perawatan dan pencegahan Diabetes Pada Ibu Hamil. Untuk menghindari resiko yang lebih parah terutama terhadap janin, ibu hamil perlu melakukan beberapa perawatan diantaranya: melakukan diet sehat khusus diabetes. Diet ini bukan mengurangi makan agar berat badan turun, namun beralih dari makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi penderita diabetes kepada makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi, seperti yang mengandung kalsium tinggi, rendah lemak, mengandung karbohidrat rendah, banyak makan yang mengandung asid folik dan terakhir menghindari makanan yang berbahan gula tinggi, bahkan susu sapi kaleng juga harus dijauhi. Dan perawatan terkahir adalah dengan melakukan terapi insulin.

Kondisi diabetes setelah melahirkan pada ibu hamil. Jika pada saat mau melahirkan penyakit diabetes tidak kunjung sembuh, seorang ibu kemungkinan besar harus melahirkan secara ceasar. Karena tidak akan mampu untuk melahirkan secara normal. Jika ibu hamil mendapatkan perawatan yang maksimal ketika hamilnya, biasanya sesudah melahirkan seorang ibu akan normal kembali seperti semula. Setelah bayi lahir seorang ibu juga harus terus memeriksakan dirinya agar diabetes bisa hilang. Perawatan ini biasanya dilakukan sampai empat minggu setelah bayi lahir. Lebih bagusnya tiap bulan sekali periksa.

Bayi yang lahir juga harus diperiksa, apakah ia mengidap diabetes atau tidak, jika mengidap diabetes maka harus segara melakukan perawatan yang intensif, jika bayi sehat. Maka orang tua harus melakukan pencegahan. Semoga bermanfaat.