Diabetes Pada Anak Dan Balita Gejala dan Perawatannya

Diabetes Pada Anak Dan Balita - Akudiabetes.com,- Meskipun pada sebagian besar kasus diabetes hanya terjadi pada orang dewasa ternyata Anak Dan Balita juga bisa terserang diabetes, faktornya karena genetik, pola hidup, asupan makanan dan obesitas. Dan khusus pada balita adalah karena faktor genetik. Menurut data angka kecukupan gizi kesehetan Indonesia pada tahun 2004 anak usia 3-5th mengkonsumsi 25gr garam perharinya, dan 4-6 th tidak lebih dari 38gr atau 8 sendok teh ternyata malah lebih, terutama pada kalangan keluarga miskin dan kalangan keluarga kaya raya yang menggunakan makanan pengganti ASI.

diabetes pada anak dan balita

Diabetes Pada Anak dan Balita Tanda dan Gejala

Gejala dan Tanda-tanda Diabetes Pada Anak Dan Balita adalah sebagai berikut: sering lapar dan haus, tandanya adalah anak terus menerus minta ASI tanpa henti, ketika dijauhkan maka akan menangis,hal ini terjadi akibat insulin yang di butuhkan tubuh tidak tersedia, akibatnya gula yang seharusnya menjadi energi buat sel-sel tubuh tidak ada. Oleh sebab itu tubuh menstimulan kepada otak untuk menginstruksikan agar bayi terus merasa haus dan lapar secara berlebihan.

Gejala diabetes pada anak dan balita selanjutnya adalah Sering buang air kecil. intensitas seringnya anak atau balita kencing merupakan faktor dari banyaknya air yang diminum, namun tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara baik, air yang diminum hanya masuk lewat ginjal kemudian keluar lagi lewat kandung kemih, tanpa pernah melewati absorpsi dan reabsorpsi agar supaya mineral dan zat okesigen yang ada dalam air bisa menjadi makanan untuk sel sekitar sistem tubuh. Selain intensitas ngompol yang sering penglihatan si anak dan balita juga menjadi kabur.

Pencegahan dan Perawatan diabetes pada anak dan balita. Pada dasarnya ada bermacam cara untuk menjauhkan anak anda dari penyakit diabetes, diantaranya adalah dengan cara mempertahankan berat badan anak secara normal, jangan terlalu gendut dan jangan pula kurus. Anak anda yang sudah bisa merangkak cobalah untuk merangkak sejauh mungkin agar supaya badannya bergerak (itung-itung olahraga pada orang dewasa), anak dan balita yang aktif faktanya jarang terserang penyakit, khususnya diabetes.

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, mendiagnosa secara awal dapat memberikan pertolongan yang sangat intensif dan ampuh. Berikanlah anak anda makanan yang mengandung lemak rendah, dan kadar gula rendah. Biasakan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran terutama yang dalam buah tersebut banyak mengandung antioksidan. Langkah terakhir adalah dengan menjauhkan anak anda dari makanan instan yang terdapat di warung, jika membelikan makanan usahakan yang tidak memakai pewarna makanan, pemanis makanan, dan pengawet makanan.

Hati-Hati jika anda mengabaikan gejala-gejala diabetes pada anak dan balita diatas yang timbul di atas. Anak sering nangis jika tidak minum asi terus menerus, karena anda merasa lelah anda biasanya membiarkan dia nangis sampe capek lalu tertidur. Hal ini sangatlah buruk, sebab dapat dipastikan anak anda akan cepat mati dan jika hidupun biasanya akan kurus kering. Berhati-hati juga dalam memberikan makanan, jangan sampai anak anda menjadi gendut secara berlebihan. Untuk itu aturlah secukupnya, makanya mengapa Alloh S.W.T mengharamkan hidup yang berlebih-lebihan.