Diabetes Inspidus Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Diabetes Inspidus Penyebab dan Gejalanya - Akudiabetes.com,- Diabetes Inspidus merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada hormon antiduretik (ADH) yang mengatur kadar cairan dalam tubuh. Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipotalamus (di otak) untuk disimpan di kelenjar pituari. Nantinya kelenjar ini akan memproduksi hormon sebagai penyeimbang cairan dalam tubuh, banyak dan sedikitnya tergantung kondisi tubuh, berbeda jika pada penderita Diabetes Inspidus. Produksi hormon ADH ini berkurang dan atau ginjal kurang respon terhadap rangsangan hormon antidiuretik sehingga ginjal mengeluarkan cairan yang terlalu banyak dan tidak bisa mempekatkan urine. Jika hal ini terus terjadi maka tubuh akan kekurangan cairan.

diabetes inspidus

Diabetes Inspidus Penyebab dan Gejalanya

Penyebab Diabetes Inspidus. Persentasi penyerangannya sangat langka terjadi, kebanyak diabetes mellitus.  Diabetes Inspidus berbeda dengan diabetes melitus, perbedaanya terletak pada penyebab terjadinya penyakit, pada Diabetes Inspidus terjadi akibat malfungsinga produsen ADH, jika pada Diabetes Mellitus tingginya kadar gula dalam darah. Gejala utamanya adalah sering haus namun tetapi frekuensi kencing tinggi bahkan bisa mencapai 20 liter dalam satu hari.

Macam-macam Diabetes Inspidus. Ada dua macam yaitu Diabetes Inspidus kranial (umum terjadi), penyebabnya adalah karena tubuh tidak lagi memiliki cukup hormone antidiuretik dari hipotalamus. Kekurangan ini terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian hipotalamus dan ataupun pada kelenjar pituitari yang diakibatkan oleh infeksi, cedera otak, operasi dan tumor / kanker otak. Yang kedua adalah Diabetes Inspidus nefrogenik. Penyakit ini akibat  tidak berfungsinya hormon antidiuretik atau bisa juga karena ginjal yang kurang merespon (sudah rusak). Rusaknya ginjal ini bisa karena keturunan, pola hidup yang buruk, dan obat-obatan modern seperti lithium.

Gejala Diabetes Inspidus. Satu-satunya gejala adala frekuensi kencing yang tinggi dan rasa haus yang tidak normal. Rasa haus ini terjadi akibat sistem otomatis tubuh yang mencari cairan untuk menyeimbangkan kekurangan cairan dalam tubuh. Normalnya buang air kecil pada orang dewasa adalah 4-7 kali, pada anak-anak 10x dalam satu hari. Jika lebih dari itu maka ada yang salah. Segeralah periksa.

Pengobatan Diabetes Insipidus. Untuk diabetes kranial yang ringan tidak ada pengobatan khusus, anda cukup minum air dengan sangat banyak dan mengkonsumsi obat desmopressin yang fungsinya untuk meniru peran hormone antidiuretik. Dan pada Diabetes Inspidus nefrogenik anda harus rutin minum obat thiazide diuretik, obat ini berfungsi untuk menurunkan jumlah urine yang dihasilan ginjal. Perlu anda ketahui, mengkonsumsi obat secara terus menerus tidak baik juga untuk kesehatan, segeralah lakukan pola hidup yang baik, melakukan instruksi yang diiberikan dokter dan mencari obat herbal atau alami yang ada disekitar kita.

Komplikasi Diabetes Inspidus. Dengan rendahnya jumlah cairan dalam tubuh dapat membuat anda terserang dehidrasi. Yaitu kondisi tubuh yang kekurangan cairan. Untuk mengatasinya anda cukup minum oralit (jika dehidrasi ringan) namun jika dehidrasinya parah segeralah untuk memeriksakan diri anda. Sebab tubuh yang mengalami dehidrasi akan memperparah penyakit Diabetes Insipidus anda.