Bahaya Luka Diabetes Yang Harus Diketahui

Bahaya Luka Diabetes Yang Harus Diwaspadai - Akudiabetes.com,- Para penderita diabetes selain mereka khawatir terhadap komplikasi lainnya seperti dehidrasi, serangan jantung, stroke dan gagal ginjal, mereka juga khawatir terhadap luka yang muncul. Luka ini tidak bisa dianggap sepele, sebab berbeda dengan luka biasa, luka ini tidak bisa cepet kering apalagi sembuh bahkan setelah dikasih obat dan perawatan yang rutin. Untuk para penderita diabetes kering mungkin lukanya bisa cepat kering, namun untuk diabetes basah tidak. Apalagi ketika terserang luka, dalam keadaan obesitias. Maka akan semakin sulit luka diabetes untuk sembuh.

bahaya luka diabetes

Bahaya Luka Diabetes Waspdalah

Beberapa bahaya luka diabetes adalah kesemutan tiada tara, mati rasa, luka semakin membesar, daging membusuk, dan menular. Baik menular kepada organ yang lain atau bisa juga kepada orang lain. Oleh seba itu harus tetap waspada dan sebisa mungkin merawat luka sebaik mungkin, agar tidak berabe.

  1. Pada awal luka kaki biasanya kesemutan, kesemutan ini ternyata pada masa sudah terjadi luka juga akan terasa, lebih parahnya kesemutan ini tidak bisa hilang dengan cepat, yang mengakibatkan pegal-pegal seluruh tubuh dan mati rasa pada bagian yang ada luka.
  2. Mati Rasa. Jika pas luka merasa kesemutan, dan kesemutan ini tidak kunjung hilang maka akan merasa mati rasa, tidak bisa merasakan sakit, panas, gatal, dingin, geli dan rasa lainnya. Mati rasa ini sangat berbahaya karena bisa membuat saraf mati dan tidak berfungsi.
  3. Luka mengalami infeksi dan membesar. Selain sulit untuk mengering dan sembuh, luka diabetes juga seringkali malah membesar akibat infeksi. Infeksi ini terjadi karena tidak ada penghalang untuk bakteri berkembang biak, sehingga untuk mencukupi kebutuhannya bakteri menginvasi area lain yang masih segar dan sehat. Jika hal ini berlanjut akan mengakibatkan daging membusuk.
  4. Daging, tulang dapat membuk dan amputansi. Akibat tidak cepat tanggap dalam mengatasi luka biasanya pas di bawa ke dokter luka sudah parah sehingga dokter kesulitan untuk menanggulanginya, makanya jangan heran jika dokter menyarankan untuk mengamputansi bagian tersebut, agar supaya organ lain yang masih sehat tidak ikutan terinfeksi.
  5. Dapat menular. Abses dan nanah dari luka jika tidak dibersihkan secara benar dapat menular baik kepada organ diri sendiri yang masih sehat atau juga kepada orang lain di sekitar kita (yang merawat dan menjenguk). Perlu diketahui bahwa jumlah pertumbuhan bakteri pada diabetes lebih banyak perzonanya ketimbang bakteri dari tempat yang lain, dapat di pastikan jika terkena orang lain dapat menular, terutama jika langsung terkena pada bagian yang luka.
  6. Efek samping yang terakhir adalah dapat menyebabkan kematian. Luka yang menganga dapat mengaggu kinerja saraf, terutama saraf yang menghubungkan ke organ vital seperti otak, jantung dan ginjal. Makanya ketika dokter menyarankan amputansi itu tandanya pasien sudah kritis, jika tidak segera diatasi maka tinggal menghitung hari dan menunggu ajal datang.

Sekian semoga bermanfaat artikel tentang bahaya luka diabetes ini. Sekali lagi Jangan anggap luka ini sepele, sebab dari semua luka, luka diabetes yang paling berbahaya. Terutama bagi penderita luka diabetes basah.